Menginspirasi dan Berbagi untuk Alam
Pohon memberi inspirasi dan cinta tak terbatas pada lingkungan. Inspirasi melahirkan keteduhan dan kebaikan. Maka Pohon Inspirasi mencoba menghimpun inspirasi dan cinta untuk menebar kebaikan bagi lingkungan.
Pohon Istanaku
Semua Berawal dari Pohon. Pohon adalah istana bagi banyak kehidupan. Ia adaah sumber inspirasi hidup tanpa batas. Pohon inspirasi mengajak kita semua mencintai pohon karena ia adalah sesuatu yang indah laksana istana tempat semua keindahan, kenyamanan dan kebanggaan terkumpul.
Perempuan Menanam
Tanpa pernah mengharap buah dari yang kita tanam, orang yang menanam pohon telah memberikan harapan baru bagi kehidupan lain. Seperti seorang Ibu yang menyusui bayinya, ia telah memberikan harapan bagi munculnya generasi baru yang lebih baik.
Gerakan Moral Mencintai Pohon
(Rubrik Kearifan Komunitas, Majalah Tarbawi Edisi 249/Th.12 Jumadil Awwal 1432, 21 April 2011)Pohon tidak semata hiasan taman atau tempat berteduh dari teriknya matahari, tapi juga komponen penting untuk keseimbangan alam. Banyak hikmah yang terkandung dalam pohon. Komunitas Pohon Inspirasi mengajak kita menyadarinya.
Membangun Taman di Surga
Menanam bibit pohon adalah untuk membangun kehidupan bagi manusia, hewan, tanah, air dan udara di dunia. Di kehidupan setelah dunia, kita akan mendapat ganjaran besar berupa taman di surga sebagai buah dari amal kita yaitu menanam untuk kehidupan karena mengharap kebaikan-Nya.
Kamis, 22 Maret 2018
Kamis, 22 Maret 2018
SELAMAT HARI AIR SEDUNIA 2018 : Semua Kembali ke Alam
Kamis, 18 Januari 2018
Kamis, 18 Januari 2018
Hari Pohon Sedunia: Semua Butuh Pohon
Saat rapat kabinet, tidakkah Bapak Presiden menyadari bahwa Bapak duduk di kursi yang berasal dari pohon, minum air putih dari hutan yang masih sesak pepohonan dan menulis di kertas yang juga berasal dari pohon.
Saat anggota dewan bersidang, tidakkan Bapak dan Ibu memahami bahwa bangunan yang ditempati banyak disusun dari hasil pepohonan. Sepatu yang Bapak dan ibu pakai berasal dari hewan yang makan dari dedaunan berasal dari pepohonan dan air dari hulu sungai yang masih berhutan.
Bupati sedang makan bersama pejabat teras pemerintah. Apakah Bapak atau Ibu Bupati ingat bahwa makanan yang dimakan tak lepas dari peran pohon? Air yang mengairi sawah tempat padi tumbuh yang dimakan dalam bentuk nasi berasal dari hulu sungai yang berhutan lebat penuh pepohonan. Sayur yang lezat tumbuh karena tanah yang subur dari pupuk organik dari dedaunan dan ranting pohon yang busuk. Daging yang nikmat dirasa berasal dari peternakan yang penuh dengan pepohonan yang menyejukkan binatang peliharaan.
Ketika guru-guru mengajar, tidakkah merenung, bahan ajar mereka berasal darimana? Buku dan kertas alat mengajar hampir semuanya berasal dari pohon. Pensil juga berasal dari pohon. Kursi, meja, papan tulis dan bangunan, pohonlah yang membentuk semua alat itu. Ketika praktek Ilmu Pengetahuan Alam, pohon adalah obyek paling mudah dan lengkap untuk dijadikan pengetahuan tanpa batas.
Tentara, pelindung NKRI. Mereka berlatih di hutan sehingga menjadi prajurit tangguh. Tentara Indonesia disegani dunia karena ketangguhan dalam perang di hutan, dimana pepohonan menjadi tameng, tempat istirahat, tempat mencari makan dan menyerang lawan. Hutan menjadi benteng terkuat yang sulit ditembus musuh. Adapun pohon adalah tiang dan dinding-dindingnya yang menbuat benteng pertahanan negara ini sangat kuat.

Ilustrasi: Shutterstock
Mahasiswa tergantung pada pohon. Setiap catatan ilmu yang diperoleh harus tertuang di kertas. Semua jawaban ujian tertuang di kertas. Buku-buku ajar dan jurnal lebih mudah dibaca bila terbuat dari kertas. Era milenial pohon tetap tak tergantikan. Apalagi saat istirahat kuliah, betapa nikmatnya berteduh dibawah pohon yang meniupkan udara segar sehingga energy jiwa dan raga terisi kembali.
Bagi anak-anak, bermain dengan pohon adalah bentuk permainan yang sangat bermanfaat bagi perkembangan fisik, mental dan spiritual. Anak-anak yang bermain dengan pohon, akan terlihat sehat, kuat, berani dan sayang dengan ciptaan Tuhan. Mereka menguatkan lengan dan kakinya saat naik pohon. Mereka menaikkan adrenalin dan nyalinya menuju pucuk pohon. Mereka menikmati kebesaran Tuhan saat sudah sampai diposisi tertinggi dari pohon.
Bahkan orang sakitpun butuh pepohonan untuk segera sembuh. Dengan melihat pemandangan yang hijau dan mendengar suara burung, semangat orang sakit untuk sembuh menjadi meningkat. Tak cukup hanya obat fisik, pepohonan sebagai obat psikis diperlukan untuk kesembuhan orang sakit.
Seniman juga butuh pohon untuk inspirasi karya-karyanya. Puisi pohon, novel pohon, musik pohon, film pohon dan banyak karya seni dan budaya tergantung dengan keberadaan pohon.
Semua butuh pohon, siapapun mereka.
Selamat Hari Pohon Sedunia. Pohon adalah istana bagi bejuta makhluk hidup. Menanam pohon di dunia berharap mendapat surga di akhirat!
Salam Lestari!
Sabtu, 18 Maret 2017
Sabtu, 18 Maret 2017
Peluncuran Sekolah Pohon Inspirasi Medan
Alhamdulillah kegiatan kami, Sekolah Pohon Inspirasi (SPI) Medan sudah terbentuk dan menjalankan kegiatan sosial dan kemanusiaan. SPI di Medan diluncurkan sejak 23 Oktober dengan jumlah anak didik sebanyak 71 orang yang beradal dari anak yatim dan dhuafa di kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor Kota Medan Sumatera Utara.2016.
Sunguh mengejutkan, tetiba kami mendapat kehormatan mendapat porsi liputan dari sebuah TV Inspirasi di Meda. Kegiatan SPI diliput DAAI TV, ahad 13 Nopember 2016.
"Pak, masuk tipi kita ya, Pak? tanya anak-anak binaan SPI.
Anak- anak tambah semangat mengikuti SPI.
SPI di Medan diluncurkan sejak 23 Oktober dengan jumlah anak didik sebanyak 71 orang yang berasal dari anak yatim dan dhuafa di kelurahan Gedung Johor Kecamatan Medan Johor Kota Medan Sumatera Utara. Selain pendampingan belajar anak-anak, SPI juga menyalurkan santunan untuk anak yatim dan dhuafa serta study tour ke alam terbuka dalam rangka pengenalan lingkungan dan pohon.
SPI Medan dibina oleh 8 orang fasilitator dari Ibu-ibu Perwiritan, Guru, Mahasiswa dan Dosen Muda dari berbagai tempat di Medan. Kegiatan SPI Medan antara lain belajar mengaji, menghafal ALquran, menulis Arab, belajar pelajaran sekolah, bercerita dan bermian edukasi.
Mohon doa sahabat KPI agar program kami berjalan lancar. Aamiin.
Jazakumullah khair kepada donatur dan sahabat semua yang mendukung program kami.
Sabtu, 25 Juni 2016
Sabtu, 25 Juni 2016
RAMADHAN INSPIRATIF BERSAMA KOMUNITAS POHON INSPIRASI
Agenda Ramadhan Komunitas PI :
5 Juni 2016 Tarhib Ramadhan
12 Juni 2016 Pesantren Kilat, Buka Bersama dan Santunan
19 Juni 2016 Ramadhan Ceria
26 Juni 2016 Raih Lailatul Qodar
Ramadhan Ceria Sekolah Pohon Inspirasi (SPI) diadakan bekerja sama dengan Remaja Mesjid DKM Nurul Huda, Ciampea pada Ahad 19 Juni 2016.
Acara Ramadhan Ceria (RC) dimulai sekitar jam 09.00 dengan kegiatan lomba menggambar, mewarnai, membaca puisi. Dilanjutkan dengan taklim rutin. Bada dzuhur, lanjut lomba hafalan Alquran dan rangking 1.
Usai shakat Ashar, acara RC dilanjutkan dengan penampilan Marawis dan Hadrah remaja mesjid yang dihadiri oleh semua anak-anak di lingkungan Ciampea Asri dan anak anak SPI. Anak-anak SPI juga mengikuti lomba kaligrafi yang hadiahnya akan diberikan saat kegiatan terakhir Ramadhan, Ahad depan 26 Juni, sekalian santunan untuk anak-anak yatim dan buka puasa bersama.
Selain agenda di atas, KPI juga mengadakan Tebar Tajil dan Alquran diadakan setiap hari di beberapa mushola dan mesjid di wilayah Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor.
Bagi sahabat yang inin berpartisipasi silahkan hubungi Ibu Popie Susanty 081213656094
Semoga Allah SWT menjadikan anak-anak generasi pencinta Alquran dan anak yang sholeh sholehah...
Terima kasih kepada semua donatur, panitia, ibu ibu Majelis Taklim, dan para pendamping. Semoga Allah SWT membalas dengan kebaikan.
#menebarkebaikan
#menebarmanfaat
#menebarsenyum
Komunitas Pohon Inspirasi Bogor
Founder - Achmad Siddik Thoha (0812-8530-7940)
Senin, 15 Februari 2016
Senin, 15 Februari 2016
Belajar Inspirasi dari Pohon di Kebun Raya Bogor bersama Komunitas Pohon Inspirasi
“Tangan dilambai-lambai, pinggul digoyang-goyang, bumi dinjak-injak, lompat-lompat”
Suara nyanyian serempak disertai gerakan badan membuat suasana hujan pada minggu pagi (31/1/2016) di Kebun raya Bogor (KRB) menjadi cerah dan ceria. Sebanyak 130 anak usia SD-SMP dari Bogor, Jakarta dan Bandung hanyut dalam suasana kegembiraan dalam acara Wisata Edukasi Lingkungan (WEL) yang diadakan oleh Komunitas Pohon Inspirasi. Hujan justru membuat lebih peserta bertambah semangat.
Selain Komunitas Pohon Inspirasi atau yang akrab dikenal dengan KPI, acara WEL ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak yaitu MCI, Tree Grower Community IPB, Komunitas Kongkrit dan OASE.
Dalam kegiatan ini dihadiri peserta berasal dari anak-anak kalangan dhuafa dan anak yatim umumnya berasal dari Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor yang selama ini dibina oleh KPI dalam program Sekolah Pohon Inspirasi. Terlihat anak-anak begitu antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan bertujuan untuk menambah pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya pohon bagi lingkungan.
Agenda dimulai pukul 07.30 sampai 13.00 wib. Anak-anak di dampingi oleh instruktur yang berasal dari mahasiswa-mahasiswi IPB dan kampus terdekat yang ada diwilayah Bogor. Anak-anak dikenalkan dengan beberapa jenis pohon yang ada di Kebun Raya Bogor. Selain pengenalan pohon kegiatan diisi dengan rangkain games dan Dongeng Pohon.
Dalam pengenalan pepohonan mereka menelusuri jalur yang melewati sisi Istana Bogor, Danau Gunting, Taman Meksiko dan Taman Astrid di kawasan KRB. Selain Istana Presiden anak-anak peserta WEL menikmati “istana” lain di KRB yaitu pepohonan yang rindang, batangnya besar dan beraneka ragam bentuk dan manfaat. Itulah “istana” yang lebih banyak diperkenalkan oleh para fasilitator.
Hadir pula dalam kegiatan ini pendongeng asal Bandung, Bunda Cinta Rakhmawati ditemani rombongan SD Amanah Bandung untuk mengisi agenda edukasi ini. Bunda Cinta merupakan ssatu penggerak KPI di Kota Bandung. Ciri khas Bunda Cinta dalam mendongeng mampu membuat anak-anak antusias mendengarkan dongeng pohon yang dibawakan. Beberapa anak-anak larut dalam dongeng tentang burung dan pohon, sampai-sampai menunjuk-nunjuk burung yang sedang terbang di sekitar mereka duduk. Diharapkan dari dongeng pohon yang disampaikan mampu memberikan edukasi untuk anak-anak tentang pentingnya menjaga satwa dan melestarikan pohon karena pohon adalah tempat tinggal atau istana bagi banyak satwa.
Komunitas Pohon Inspirasi yang dikelola oleh penulis dan beberapa mahasiswa IPB ingin menjadikan wisata edukasi lingkungan ini sebagai sarana mendekatkan kehidupan anak-anak dengan lingkungan khususnya pohon. Dengan merasa dekat dengan pohon diharapkan mereka bertambah cinta dengan pohon. Pohon memiliki peran penting bagi kehidupan makhluk hidup. Semua berawal dari pohon. Pohon adalah istana bagi banyak kehidupan. Di pohon, banyak makhluk hidup ikut menikmati suasana bak istnana yang nyaman dan mewah. Ratusan bahkan ribuan makhluk hidup tumbuh, berkembang dan nyaman hidup dalam naungan pohon laksana istana yang indah dan megah. Dan di pohon sumber inspirasi hidup tanpa batas juga keluar darinya.
Jelang akhir acara hujan kembali mengguyur deras KRB. Herannya, anak-anak binaan KPI sebagian besar malah semakin menikmati suasana KRB dengan berlarian kesana-kemari. Sebagian lagi ada yang bermain bola di lapangan rumput dekat Taman Astrid.
Sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, di akhir acara memberikan santunan dan bingkisan untuk anak-anak yatim dan dhuafa yang menjadi binaan Komunitas Pohon Inspirasi.
Terima kasih atas doa dan dukungan semua pihak yang telah membantu acara ini terselenggara dengan lancar dan aman. Senyuman seratusan anak-anak sungguh membuat hati ini sangat bahagia. Semoga senyum ceria anak-anak menambah keceriaan kehidupan sehari-hari di keluarganya. Aamiin.
Salam Lestari!
Achmad Siddik Thoha
Founder KPI
Senin, 25 Januari 2016
Senin, 25 Januari 2016
SEKOLAH POHON INSPIRASI
Bismillaahirrahmaanirrahiim
Assalamu’alaikum wr wb.
Komunitas Pohon Inspirasi (KPI) adalah sebuah komunitas yang terbentuk sejak tahun 2010 dengan fokus pada pendidikan lingkungan khususnya pada anak usia dini untuk membentuk generasi yang cinta lingkungan dan alam sekitar. Beberapa kegiatan sudah dilakukan dengan melibatkan banyak pihak untuk berkontribusi pada lingkungan seperti menanam pohon, kreasi dari barang bekas, penggunaan ulang sampah, bantuan kemanusiaan khususnya bagi anak yatim dan dhuafa serta merintis Sekolah Pohon Inspirasi (SPI)
Sampai saat ini SPI menjadi kegiatan rutin pekanan yang dikelola oleh KPI. Setiap Hari Minggu pagi mulai 07.30 – 10.00 anak-anak dari kalangan dhuafa dan yatim datang ke SPI untuk belajar mengaji, belajar pelajaran sekolah dan keterampilan. Setiap sebulan sekali sebanyak 135 anak-anak binaan SPI ini diajak kegiatan outing mengenalkan lingkungan sekitar termasuk mengenal pepohonan dan manfaatnya serta menanam tanaman. Setiap tahun, pada momen Hari Pohoh Sedunia, kami mengajak anak-anak binaan SPI menanam pohon atau berbagi bibit tanaman kepada masyarakat.
Selama tiga tahun terakhir peserta SPI semakin membludak. Ruangan SPI selama ini memakai rumah pendiri yang tidak begitu luas dan hanya mampu menampung 40 anak. Sebagian anak-anak binaan SPI dititipkan di sebuah Majelis Taklim, sebagian lagi masih di rumah pendiri yang berlokasi Komplek Ciampea Asri Blok C3 No. 4 Desa Benteng Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor. Selain itu, semakin banyaknya bantuan alat dan bahan belajar anak-anak SPI membuat pengelola harus mencari alternatif tempat baru.
Insya Allah SPI akan diluncurkan pada tanggal 31 Januari 2016 di Kebun Raya Bogor. Peluncuran SPI akan dimeriahkan oleh Kegiatan Belantara (selusur pepohonan), Dongeng Pohon, Game Alam serta santunan anak yatim dan dhuafa.
Untuk itu kami pengelola SPI membutuhkan bantuan para donatur yang budiman untuk bisa melanjutkan kegiatan SPI ini agar anak-anak dhuafa dan yatim binaan kami bisa menikmati layanan sosial kami dengan lebih baik. Kami berencana akan menyewa rumah yang dekat dengan tempat kegiatan lama dan sudah familiar dengan anak-anak binaan KPI. Selain itu, kami juga akan membeli rak buku dan tempat penyimpanan alat dan bahan belajar sehingga properti SPI lebih terawat dan tertata rapi.
Mohon doa dan dukungan sahabat semua agar SPI bisa berjalan dan memberikan inspirasi bagi banyak anak-anak dan masyarakat umum.
Jazakumullah khairul Jaza’
Wassalamu’alaikum wr wb.
Pendiri Komunitas Pohon Inspirasi
Achmad Siddik Thoha
Transfer Donasi ke Rekening
133-001140-4514 Mandiri an. Popie Susanty
0812 1365 6094
Senin, 08 Juni 2015
Senin, 08 Juni 2015
Getaran Hati Warga Ciampea Bogor Menyambut Ramadhan
![]() |
| Pawai Tadzkirah Ramadhan Binaan KPI dan Warga Ciampea (dok. Siddik Thoha) |
Hati saya bergetar. Getaran itu muncul karena bunyi lantunan ayat-ayat suci Alquran yang memecah kesunyian pagi. Ayat-ayat yang dilantunkan anak-anak usia sekolah dasar menghangatkan pagi di Desa Benteng Kecamatan Ciampea Kabupaten Bogor.
![]() |
| Seminar Kesehatan "Shaum Sehat ala Rasulullah SAW (dok. Siddik Thoha) |
![]() |
| Pemeriksaan Darah Gratis oleh Rumah Sehat Herbal Nutifa (dok. Siddik Thoha) |
![]() |
| Cucurak anak-anak binaan KPI (Dok. Siddik Thoha) |
Minggu, 30 November 2014
Minggu, 30 November 2014
Peringatan Hari Pohon Sedunia 2014
![]() |
| Peserta Peringatan Hari Pohon Sedunia Komunitas Pohon Inspirasi di Kebun Raya Bogor, 16 Nopember 2014 |
![]() |
| Dongeng Pohon yang dibawakan oleh Tim SD Al Amanah Bandung |
![]() |
| Harapan Anak-anak Indonesia untuk Pepohonan di Indonesia |
![]() |
| Tree Grower Community (TGC) Himpunan Profesi Mahasiswa Departemen Silvikultur Fakultas Kehutanan IPB Bogor yang ikut berpartisipasi dalam acara Peringatan Hari Pohon Seduia 2014 |
Rabu, 12 Maret 2014
Rabu, 12 Maret 2014
Ini Tentang Mencabut Pasak Bumi
![]() |
| Pasak Bumi di Hutan berpasir di Kalimantan Barat |
![]() |
| Menyiapkan kayu runcing untuk menggali |
![]() |
| Menggali Pasak Bumi |
![]() |
| Ini pasak bumi yang tercabut dari tanah berpasir |
![]() |
| Hutan Kerangas dengan tanah berpasir putih. Ada emas di bawah hutan ini. |
![]() |
| Kondisi tegakan yang ramping dan rapat di Hutan Kerangas, tempat ditemukannya pasak bumi |
![]() |
| Nah, ini namanya Kantong Semar :) |
Senin, 10 Februari 2014
Senin, 10 Februari 2014
Komunitas Pohon Inspirasi di Program 3 60 MetroTV
“Bencana banjir banjir diberbagai wilayah semakin mengingatkan kita tentang pentingnya peran pohon dalam kehidupan. Pemerintah memang mendengungkan gerakan menanam semiliar pohon sejak beberapa tahun lalu. Tapi dimanakah miliran pohon itu berada? Valdya Baraputri berupaya menelusuri keberadaan pohon-pohon itu. Benarkah sudah ada miliran pohon yang ditanam dan tumbuh terawat di tanah air? Ataukah ini gerakan lingkungan yang terjebak oleh angka?”
Sabtu, 04 Januari 2014
Sabtu, 04 Januari 2014
Bergabunglah Bersama Kami Relawan Penyelamat Pohon
![]() |
| Poster by Eko Aspriyono |
Melihat kondisi pepohonan khususnya di perkotaan, membuat kita sangat prihatin. Pepohonan di ruang publik dijadikan sasaran menempatkan bahan iklan produk dan alat peraga kampanye, baik berupa baligo, banner, spanduk, dll. Tempelan-tempelan yang oleh praktsii media disebut “sampah visual” sangat menggganggu keindahan kota dan ruang publik. Belum lagi kondisi pepohonan yang dirusak oleh pedagang kaki lima yang menancapkan paku untuk membuat lapak/tenda untuk barang dagagannya.
Sebagian besar pohon yang ditancap paku masih berdiameter kecil yang belum mampu menerima benda asing. Menancapnya paku di pepohonan tentu saja berakibat pada rusaknya pohon dan berpotensi berbahaya bagi lingkungan sekitar. Pohon yang terpaku akan lemah karena luka yang dideritanya menimbulkan penyakit dan lama kelamaan pohon rapuh dan bisa tumbang. Selain itu, pohon-pohon yang berpaku sangat menyulitkan bila ditebang pada saat perawatan pohon dan bahkan membahayakan bagi penebang. Artikel yang membahas bahaya memaku pohon bisa lebih lengkap dibaca tulisan berjudul Memaku Pohon Salah Satu Bentuk Eco-terorism? di link berikut : http://green.kompasiana.com/penghijauan/2012/12/03/memaku-pohon-salah-satu-bentuk-eco-terorism-513017.html Untuk itu, kami dari Komunitas Pohon Inspirasi tersentuh untuk bergerak menghimpun potensi jejaring individu dan komunitas yang ada di penjuru tanah air untuk memulai hal kecil dalam penyelamatan pohon. Sebab, menyelamatkan pohon yang sudah tumbuh bukan pekerjaan yang mudah. Dengan menyelamatkan keberadaan pohon yang tumbuh kita mendapat banyak manfaat buat diri dan lingkungan. Apa itu?
- Menghemat anggaran Negara karena pohon-pohon di ruang publik ditanam atas dana Negara.
- Mencegah korban akibat tumbangnya pohon yang rusak akibat dipaku.
- Meningkatkan keindahan kota dan ruang publik dengan membiarkan pohon tanpa ada tempelan “sampah visual”
- Ikut serta dalam merawat pohon dan menjadikan kota yang asri dan indah
- Ikut mengawal peraturan Komisi Pemilihan UmumNo. 15 tahun 2013 yang melarang memasang alat peraga kampanye di pepohonan.
Konsep gerakan penyelamatan adalah pendekatan edukasi tanpa kekerasan. Edukasi karena kita ingin mendidik masyarakat sehingga secara mandiri sadar dan kemudian bisa ikut berpartisipasi bersama menyelamatkan pohon. Tanpa kekerasan, artinya kita tidak melakukan aksi pencabutan paku secara langsung yang bisa menyebabkan konflik dengan sebagian masyarakat. Lewat edukasi, penyadaran dan pelibatan diharapkan pihak yang merasa “menyakiti” pohon sadar dengan sendirinya dan mencabut paku dari pohon.
Metode Kerja.
Pendataan pohon-pohon yang terpaku di ruang-ruang publik. Data berupa nama jalan/ruang publik, benda yang dipaku (yang menempel), pihak yang bertanggung jawab (perusahaan, partai atau perorangan) dan kalau memungkinkan jenis pohonnya.Publikasi pohon-pohon yang terpaku di media sosial dan blog.Pemeritahuan ke media massa melalui surat pembaca tentang kondisi pepohonan yang dipaku.Memberitahu pihak berwenang (panwaslu) dan polisi pamong praja tentang kondisi pohon yang dipaku.
Tahapan Kerja
- Pekan Pertama sampai seterusnya rekrutmen relawan. Relawan direkrut melalui pendaftaran sendiri melalui SMS ke no. 089629526137 dengan format RelawanPohon#Nama#NoHP#Domisili#Aktivitas
- Bergabung di Grup Facebook POHON INSPIRASI. Silahkan klik link https://www.facebook.com/groups/pohoninspirasi/
- Bagi yang sudah mendaftar melalui SMS dan bergabung di grup POHON INSPIRASI, langsung bisa memposting foto atau info tentang pohon yang dipaku. Data berupa nama jalan/ruang publik, benda yang dipaku (yang menempel), pihak yang bertanggung jawab (perusahaan, partai atau perorangan) dan kalau memungkinkan jenis pohonnya.
- Data dan laporan tentang pohon yang dipaku akan dikumpulkan dan minimal tiap pekan akan dipublish melalui blog Komunitas Pohon Inspirasi (http://komunitaspohoninspirasi.blogspot.com/)
- Bila bersedia, untuk memperlancar komunikasi antar relawan dan memudahkan posting foto, bisa juga dibuat grup di whatsapp atau Blackberry Messager
- Bila dirasa perlu dan mendesak, kita akan membuat surat pembaca ke media massa tau artikel agar program kita bisa didukung dan keluhan masyarakat bisa didengar.
- Dokumentasi tentang data dan kondisi pohon yang dipaku, diserahkan pada kemampuan relawan, apakah hanya foto, video atau tulisan singkat disertai foto.
- Bila dirasa perlu, relawan bisa melakukan kegiatan kopdar sambil melakukan edukasi di masyarakat tentang pentingnya menyelamatkan pohon dari aksi pengrusakan.
Rabu, 04 Desember 2013
Rabu, 04 Desember 2013
Wisata Edukasi : Belajar dari Pohon Raksasa Sampai Bertemu Ibu Negara dan Tamu Negara
![]() |
| Wisata Edukasi Bersama Anak-anak LKF di Kebun raya Bogor Juli 2013 |
Gini-gini Gua Punya Hutan
![]() |
Judul di atas saya ambil dari cuplikan tulisan salah satu peserta Lomba Menulis Esai Mahasiswa S1 Se Indonesia bertema Kehutanan Indonesia Baru Keterlenaan Masa Lalu, Fakta Masa Kini dan Harapan Masa Depan. Ungkapan menarik ini justru keluar dari peserta lomba yang bukan berasal dari mahasiswa kehutanan, melainkan dari mahasiswa jurusan perikanan. Saya yang menjadi salah satu Juri lomba menulis esai ini mendapat kejutan dengan ungkapan tersebut.
Fakta lain yang terungkap dalam presentasi esai dari para peserta yang berasal dari IPB dan UGM ini yaitu korupsi serta keengganan pejabat dan politisi menjadikan isu kehutanan menjadi agenda politik. Seorang peserta dengan bahasa lugas dalam esainya merilis data dari Kompas bahwa Korupsi Bidang Kehutanan mencapai 273 T (baca disini). Ditambah lagi tak kunjung berhentinya kejadian-kejadian yang merusak fungsi dan keberadaan hutan seperti Kebakaran Hutan di Riau, alih fungsi lahan menjadi areal yang rawan bencana,
Kegusaran banyak pihak akan makin menyusutnya hutan Indonesia dan fakta yang memprihatinkan tentang kondisi hutan Indonesia bukan berarti membuat generasi muda pesimis. Para pemuda yang diwakili oleh 14 peserta lomba menulis esai ini memberikan terobosan-terobosan pemikiriran kritis, tajam dan solutif. Tak hanya berkutat pada korupsi semata, masalah kebijakan, salah urus negara, hingga krisis karakter rimbawan (orang yang memiliki pemahaman dan aktivitas terkait pembangunan dan pelestarian hutan) dikupas dari kaca mata yang jernih sebagai mahasiswa.
Disisi lain solusi-solusi revolusioner dan solusi konkrit juga muncul untuk mengubah masa lalu yang kelam dan membalikkan fakta yang memprihatinkan menuju masa depan kehutanan yang baru dan cerah. Solusi berani yang diungkapkan oleh salah satu peserta salah satunya adalah ”Hukuman Mati”. Hukuman Mati memang menjadi sebuah pemikiran yang perlu dikaji karena beberapa kasus pengrusakan hutan telah menjadi penyebab bencana lingkungan yang menewaskan banyak orang seperti Banjir Bandang dan Longsor di beberapa tempat di Indonesia.
Solusi cerdas sebagai jalan keluar dari belitan masalah dunia kehutanan juga diungkap dalam tulisan mahasiswa yang berasal dari IPB dan UGM. Pengembangan Ekowisata Apikultur di Daerah Hulu, Pembangunan Hutan untuk mengurangi emisi karbon, pembenahan karakter rimbawan, mobilisasi peran komunikator kehutanan di kalangan mahasiswa dan investasi hutan. Semua peserta sepakat bahwa bidang Kehutanan harus maju dan kembali meraih kejayaannya seperti di era tahun 1967-1998 sebagai Rising Sector-nya Indonesia.
Salam lestari!
Selasa, 30 April 2013
Selasa, 30 April 2013
LIMUS KID FARMING : Seni Budaya dan Teknologi di Dunia Berkebun
![]() |
| Anak-anak LKF dan para pendamping kegiatan di Sekretariat EEC Jl. Sutra 1 Kelurahan Situgede Kecamatan Bogor Barat Kota Bogor |
Alam sekitar yang kaya dengan pengetahuan bisa menjadi media pembelajaran yang sangat natural, sesuai budaya dan adat masyarakat, mendekatkan anak pada alam dan pencipta-Nya tanpa meninggalkan kemajuan teknologi yang berkembang. Untuk itu diperlukan sebuah wadah anak-anak untuk peka terhadap lingkungan dan mengenal budaya masyarakat yang sangat arif dengan lingkungan dan alam sekitar.
LIMUS KID FARMING (LKF) menawarkan program belajar bersama bagi anak-anak dengan obyek pertanian terintegasi. Materi pembelajaran pertanian yang terintegrasi dengan aktifitas seni, budaya, pembinaan karakter positif serta penguasaan teknologi computer dan internet ditawarkan pada program ini. Dengan berlokasi belejar yang dekat dengan Hutan Penelitian Dramaga dan Danau Situgede, LKF diharapkan menjadi media pembelajaran luar sekolah yang melahirkan generasi peka dan sadar lingkungan.
![]() |
| Bermain di Hutan mengenal pohon dan lingkungan |
Membuat kertas daur ulang
Fotografi (sebulan sekali)
![]() |
| Kreasi Barang Bekas dari anak-anak LKF |
Jumat, 22 Maret 2013
Jumat, 22 Maret 2013
Hari Air Sedunia 2013 : Biarkan Air Mengalir Sampai Jauh
Mata airmu dari Solo Terkurung Gunung Seribu Air mengalir sampai jauh Akhirnya ke laut (Bengawan Solo – Gesang)
![]() |
| SBY Meninjau Kali Ciliwung (Dok. Kompas.com) |
![]() |
| Jumlah Sungai Lintas Negara di Dunia (un-water.org) |


13.46
Achmad Siddik Thoha











































